BUKTI AUDIT

Jelaskan apa yang dimaksud bukti audit!

Bukti audit (audit evidence) merupakan seluruh informasi baik itu berupa catatan akuntansi atau informasi pendukung lainnya digunakan auditor dalam membuat opini audit. bukti audit misalnya faktur, surat jalan, pesanan pembelian (purchase order), pesanan penjualan (sales order), bukti penerimaan barang, buku besar, jurnal, penyesuaian-penyesuaian, bukti transfer/bank  dsb. Sedangkan informasi lainnya bisa berupa pengungkapan/hasil wawancara dari manajemen/staf, konfirmasi hutang piutang, surat menyurat, notulen hasil rapat dsb.

LAPORAN AUDIT TI

1. Jelaskan apa kegunaan laporan audit TI!

Jawab :

Audit Teknologi Informasi (TI) diperlukan untuk menguji apakah pengendalian teknologi informasi mencapai tujuannya atau tidak. Seiring dengan perkembangan TI maka ruang lingkup audit TI tidak hanya terkait dengan penggunaan komputer untuk melakukan audit namun juga meliputi audit sistem secara lebih mendalam.

2. Faktor-faktor apa saja yang harus diperhatikan dalam membuat laporan audit TI? Jelaskan!

Jawab :

Dalam melaksanakan audit faktor-faktor berikut harus diperhatikan:

1. Dibutuhkan informasi yang dapat diukur dan sejumlah kriteria (standar) yang dapat digunakan sebagai panduan untuk mengevaluasi informasi tersebut,
2. Penetapan entitas ekonomi dan periode waktu yang diaudit harus jelas untuk menentukan lingkup tanggungjawab auditor,
3. Bahan bukti harus diperoleh dalam jumlah dan kualitas yang cukup untuk memenuhi tujuan audit,
4. Kemampuan auditor memahami kriteria yang digunakan serta sikap independen dalam mengumpulkan bahan bukti yang diperlukan untuk mendukung kesimpulan yang akan diambilnya.

PENTINGNYA AUDIT SISTEM INFORMASI

 1. Jelaskan alasan-alasan mengapa perlu dilakukan proses audit sistem informasi!

Jawab : 

Karena banyaknya resiko yang perlu dihadapi oleh organisasi berkaitan dengan penggunaan teknologi informasi. Resiko-resiko tersebut antara lain :

1. Kehilangan data

Data merupakan aset teknologi informasi yang sangat kritikal bagi kelangsungan operasional perusahaan. Ketika data tersebut hilang maka perusahaan akan mengalami kesulitan seperti misalnya data yang hilang adalah data penjualan maka perusahaan tersebut harus melakukan verifikasi manual atas dokumen penjualan yang dimiliki dengan menggunakan waktu yang cukup lama.

2. Kesalahan pengambilan keputusan

Sebuah keputusan pada umumnya diambil berdasarkan data dan informasi yang tersedia. Saat ini dalam bidang kedokteran banyak yang sudah menggunakan bantuan Decision Support System (DSS) untuk mengambil keputusan yang penting. Keputusan dokter bisa saja melakukan tindakan dengan menggunakan bantuan software tersebut. Jika pengambilan keputusan tersebut salah bisa salah, taruhannya adalah nyawa seseorang.

3. Penyalahgunaan komputer

Risiko kemungkinan penyalahgunaan teknologi yang dapat megakibatkan kerugian yang bahkan tidak terbayangkan. Risiko tersebut tersebut dapat berupa ancaman fisik seperti penghancuran dan pencurian aset dan nonfisik seperti hacking, virus, penyalahgunaan akses.

4. Nilai Investasi

Sebagian besar investasi dalam teknologi informasi memerlukan dana yang tidak sedikit dan cenderung sulit dikendalikan. Di Indonesia, belum banyak organisasi yang melakukan analisis cost & benefit sebelum melakukan investasi teknologi informasi.

5. Aspek privasi

Banyak data dan informasi yang bersifat pribadi tersimpan dalam sistem komputer, seperti misalnya apabila kita mempunyai kartu kredit, maka data tanggal terkadang merupakan informasi pribadi akan tersimpan dalam sistem penyedia kartu kredit.

6. Kesalahan pengoperasian komputer

TI biasa digunakan untuk melakukan perhitungan yang rumit, misalnya penghitungan bunga bank. Penggunaan TI untuk mendukung proses penghitungan bunga bukannya tanpa resiko kesalahan. Resiko ini semakin besar ketika bank tersebutbaru saja berganti sistem yang sebelumnya mereka gunakan. Tanpa adanya mekanisme pengembangan sistem yang memadai, mungkin saja terjadi kesalahan penghitungan atau bahkan fraud.

7. Evaluasi Teknologi

Teknologi informasi, seperti halnya teknologi yang lain mempunyai sifat netral. Sisi baik dan sisi buruk akibat pemanfaatannya tergantung kepada siapa penggunanya dan untuk apa digunakan.

2. Jelaskan secara singkat tentang proses audit sistem informasi!

Jawab :

1. Tahap pemeriksaan pendahuluan

Dalam tahap ini, auditor mengidentifikasi aplikasi yang penting dan berusaha untuk memahami pengendalian terhadap transaksi yang diproses oleh aplikasi tersebut. 

2. Tahap pemeriksaan rinci.

Pada tahap ini auditnya berupaya mendapatkan informasi lebih mendalam untuk memahami pengendalian yang diterapkan dalam sistem komputer klien.

3. Tahap pengujian kesesuaian.

Dalam tahap ini, dilakukan pemeriksaan secara terinci saldo akun dan transaksi.

4. Tahap pengujian kebenaran bukti.

Tujuan pada tahap pengujian kebenaran bukti adalah untuk mendapatkan bukti yang cukup kompeten.

5. Tahap penilaian secara umum atas hasil pengujian.

Pada tahap ini auditor diharapkan telah dapat memberikan penilaian apakah bukti yang diperoleh dapat atau tidak mendukung informasi yang diaudit.

3. Keuntungan apa yang diperoleh dari proses audit sistem informasi?

Jawab :

1. Mengamankan Asset
Aset (aktiva) yang berhubungan dengan instalasi sistem informasi mencakup: perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), manusia (people), file data, dokumentasi sistem, dan peralatan pendukung lainnya.

2. Menjaga Integritas Data
Integritas data berarti data memiliki atribut:
kelengkapan, baik dan dipercaya, kemurnian, dan ketelitian. Tanpa menjaga integritas data, organisasi tidak dapat memperlihatkan potret dirinya dengan benar atau kejadian yang ada tidak terungkap seperti apa adanya.

Keputusan maupun langkah-langkah penting di organisasi salah sasaran karena tidak didukung dengan data yang benar. Oleh karena itu, upaya untuk menjaga integritas data, dengan konsekuensi akan ada biaya prosedur pengendalian yang dikeluarkan harus sepadan dengan manfaat yang diharapkan.

3. Menjaga Efektifitas Sistem
Sistem informasi dikatakan efektif hanya jika sistem tersebut dapat mencapai tujuannya.
perlu upaya untuk mengetahui kebutuhan pengguna sistem tersebut (user), apakah sistem menghasilkan laporan atau informasi yang bermanfaat bagi user. Auditor perlu mengetahui karakteristik user berikut proses pengambilan keputusannya.

Biasanya audit efektivitas sistem dilakukan setelah suatu sistem berjalan beberapa waktu.
Manajemen dapat meminta auditor untuk melakukan post audit guna menentukan sejauh mana sistem telah mencapai tujuan.

4. Efisiensi
Dikatakan efisien jika ia menggunakan sumberdaya seminimal mungkin untuk menghasilkan output yang dibutuhkan. Pada kenyataannya, sistem informasi menggunakan berbagai sumberdaya, seperti mesin, dan segala perlengkapannya, perangkat lunak, sarana komunikasi dan tenaga kerja yang mengoperasikan sistem tersebut.

JENIS-JENIS AUDIT TI

Jenis-Jenis Audit TI

– Audit Internal
Audit Internal adalah suatu fungsi penilaian yang independen dalam suatu organisasi untuk menguji dan mengevaluasi kegiatan suatu organisasi yang dilaksanakan. Tujuan pemeriksaan internal adalah membantu para anggota organisasi dapat melakukan tanggung jawabnya secara efektif.

– Audit Sistem Informasi

Audit atas sistem informasi perlu dilakukan karena banyaknya resiko yang perlu dihadapi oleh organisasi berkaitan dengan penggunaan teknologi informasi.

– Audit Kecurangan

Auditor kecurangan bertugas sebagai ahli dalam penyelidikan atau untuk menyajikan bukti di pengadilan. Audit Internal, dan Audit TI yang juga umumnya meliputi auditor kecurangan dengan spesialisasi khusus di beberapa perusahaan besar.

– Audit Eksternal/Keuangan

Audit eksternal/keuangan dihubungkan dengan para editor yang bekerja di luar (independen) dari perusahaan yang diaudit. Tujuan audit ini berkaitan dengan penyajian laporan keuangan.

– Audit Forensik

Tujuan dilakukan audit forensic adalah sebagai upaya pencegahan terjadinya kecurangan (fraud).

Contoh Audit TI

Contoh audit forensik :

1. Investigasi kriminal
2. Indikasi kecurangan dalam bisnis atau karyawan
3. Mengetahui kerugian suatu bisnis

Tahapan-Tahapan Audit TI 

1. Tahapan Perencanaan
Sebagai suatu pendahuluan mutlak perlu dilakukan agar auditor mengenal benar obyek yang akan diperiksa sehingga menghasilkan suatu program audit yang didesain sedemikian rupa agar pelaksanaannya akan berjalan efektif dan efisien. 

2. Mengidentifikasikan Resiko Dan Kendali
Untuk memastikan bahwa qualified resource sudah dimiliki, dalam hal ini aspek SDM yang berpengalaman dan juga referensi praktik-praktik terbaik. 

3. Mengevaluasi Kendali Dan Mengumpulkan Bukti-Bukti
Melalui berbagai teknik termasuk survei, interview, observasi, dan review dokumentasi. 

4. Mendokumentasikan
Mengumpulkan temuan-temuan dan mengidentifikasikan dengan auditee. 

5. Menyusun Laporan
Mencakup tujuan pemeriksaan, sifat, dan kedalaman pemeriksaan yang dilakukan. 

AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI

Faktor-Faktor yang Melatarbelakangi Diauditnya Teknologi Sistem Informasi

Pada umumnya audit TI terdiri dari lima spektrum, yaitu :

TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Peranan Teknologi Informasi dalam Proses Komunikasi

    Peranan teknologi informasi dalam bidang komunikasi sangatlah besar, karena dalam adanya informasi yang mendukung, akan terciptalahkomunikasi yang efektif, dan dengan adanya kemajuan dari kedua bidang tersebut maka akan majulah suatu pembangunan.

Aplikasi Teknologi Informasi

 Faktor-Faktor Penyebab Teknologi Berkembang Pesat 

1. Kebutuhan Waktu

Faktor ini mungkin menjadi faktor yang paling penting. Karena masyarakat pada jaman sekarang menginginkan segalanya serba cepat bahkan instan.

Contoh : Orang ingin membeli suatu barang, dengan adanya teknologi, maka barang yang diinginkan akan cepat tersampaikan.

 

ANIMASI DAN DESAIN GRAFIS


Apa itu Animasi?
Definisi animasi sendiri berasal dari kata 'to animate' yang berarti menggerakkan dan menghidupkan. Animasi juga merupakan suatu teknik menampilkan gambar berurut sedemikian rupa sehingga penonton merasakan adanya ilustrasi gerakan (motion) pada gambar yang ditampilkan.

OBJEK 3D "AWAN HUJAN" DARI TEMA ANIMASI BANJIR

Dalam membuat animasi banjir bersama teman-teman, saya kebagian untuk membuat objek awan hujan. Aplikasi yang saya gunakan untuk membuat objek ini adalah BLENDER 3D.


IMPLEMENTASI METODE COBIT PADA PERUSAHAAN

Metode COBIT 4.1 (Control Objective for Information and related Technology) merupakan suatu framework yang terdiri dari domain dan proses yang digunakan untuk mengatur aktivitas dan logical structure. Metode COBIT dapat berguna untuk teknologi informasi membuat hubungan kerja kebutuhan bisnis, organisasi teknologi informasi dapat membuat proses model, mengidentifikasi suber daya teknologi informasi, dapat mengarahkan objektif kontrol Manajemen. COBIT membantu menyokong pengembangan kebijakan yang jelas dan langkah-langkah praktis terbaik yang dapat diambil untuk pengendalian teknologi informasi di seluruh perusahaan. COBIT dirancang antara lain untuk mendukung:

PENERAPAN MANAJEMEN LAYANAN SI PADA PT.GOJEK

Manajemen Layanan TI atau IT Service Management (ITSM) mengacu pada pelaksanaan dan pengelolaan kualitas layanan TI yang memenuhi kebutuhan bisnis. Manajemen Layanan TI dilakukan oleh penyedia layanan TI melalui kombinasi yang tepat dari teknologi, manusia, proses dan informasi. Penyedia layanan TI tidak bisa lagi hanya berfokus pada teknologi dan organisasi internal mereka. Mereka sekarang harus mempertimbangkan kualitas layanan yang mereka berikan dan fokus pada hubungan dengan pelanggan.

Makalah Inovasi Sistem Informasi dan Teknologi

Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
download (2)
Analisa Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Go-Jek
                             Dosen Pengampu: Yuli Maharetta
Disusun Oleh:
Afifah Amalia        10117226
Reza Burhanudin   15117101
Sindi Fernanda       15117693
Sonya Natasha        15117753
Kelompok : 3
Kelas: 2KA05
Unuversitas Gunadarma
2018/2019

NEW TECHNOLOGY DALAM SISTEM KEAMANAN GO-JEK

Baru-baru ini dunia penggua ojek online dikejutkan dengan "tuyul". Tuyul adalah istilah bagi sopir ojek online yang berbuat curang dalam mencari keuntungan yang berlipat ganda.

GO-JEK SEBAGAI INOVASI SISTEM INFORMASI


Sejarah

GO-JEK didirikan oleh Nadiem Makarim, warga negara Indonesia lulusan Master of Business Administration dari Harvard Business School. Ide mendirikan GO-JEK muncul dari pengalaman pribadi Nadiem Makarim menggunakan transportasi ojek hampir setiap hari ke tempat kerjanya untuk menembus kemacetan di Jakarta.  Saat itu, Nadiem masih bekerja sebagai Co-Founder dan Managing Editor Zalora Indonesia dan Chief Innovation Officer Kartuku. 

ILMU SOSIAL DASAR

PERBEDAAN ISD DAN IPS

Ilmu sosial dasar adalah pengetahuan yang memahami masalah-masalah sosial, khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan cara menilai, menyimpulkan, dan menganalisis suatu permasalahan yang ada disekitarnya dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, materi) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial seperti; sejarah, ekonomi, geografi, sosiologi, antropologi, psikologi sosial.

Ilmu pengetahuan sosial adalah ilmu yang mempelajari tentang unsur-unsur atau nilai-nilai dari berinteraksi sosial, nilai kehidupan kita dalam melakukan suatu kegiatan, berpikir menjadi orang mempunyai rasa nilai tenggang rasaan sesama manusia. Ilmu pengetahuan sosial juga mengajarkan kita dalam berinteraksi yang baik dengan masyarakat sekitar, misalkan; harus menghormati yang lebih tua, berbicara dengan baik dan benar, dan bersikap sopan santun.

PERMASALAHAN SOSIAL DI INDONESIA BESERTA SOLUSINYA

         Indonesia merupakan negara yang mempunyai penduduk sangat padat terutama di kota-kota besar. Dengan jumlah penduduk yang sangat padat tersebut, membuat Indonesia banyak mengalami masalah sosial. Masalah sosial merupakan permasalahan yang terjadi di masyarakat sekitar kita. Masalah sosial merupakan suatu keadaan di masyarakat yang tidak normal atau tidak semestinya. Masalah sosial dapat terjadi pada masyarakat di pedesaan maupun di perkotaan. Keadaan masyarakat di pedesaan dan di perkotaan tentu berbeda. Pada umumnya masyarakat pedesaan masih memegang erat nilai-nilai kerukunan, kebersamaan dan kepedulian. Sehingga tidak heran sering kita jumpai adanya kerja bakti, saling memberi dan menolong. Sedangkan masyarakat di kota hidup dalam suasana egois, individu (sendiri-sendiri), kurang akrab serta kurang rukun. Kehidupan semacam ini sebenarnya merupakan salah satu masalah sosial di wilayah tersebut. Saat ini di negara kita masih banyak kita jumpai permasalahan sosial beserta solusinya, antara lain sebagai berikut:

1. Permasalahan Sosial di kalangan Anak-Anak
    a) Kekerasan

        Di jaman sekarang ini, banyak sekali orangtua yang melakukan tindakan asusila kepada anaknya sendiri yang dapat menyebabkan timbulnya trauma dan hal tersebut akan mempengaruhi masa depan anak tersebut.




Solusinya yaitu perlunya kesadaran orang tua, bahwa anak merupakan sebuah anugerah yang harus dirawat dan dijaga. Orang tua juga perlu bersabar apabila anak nakal, karena kenakalan anak-anak itu bersifat sementara.
    b) Anak Terlantar
        Menjadi orangtua memang bukanlah hal yang mudah. Sebagai orangtua, mestilah untuk menjadi "rumah" bagi anak. Di Indonesia banyak kasus anak-anak yang ditelantarkan oleh orangtua yang tidak bertanggung jawab, tetapi ada faktor lain dari sebab terlantarnya anak-anak yaitu meninggalnya orangtua mereka.




Solusinya yaitu negara harus mengayomi dan meberikan perlindungan yang layak untuk anak terlantar.

2. Permasalahan Sosial di kalangan Remaja
    a) Tawuran
        Tawuran antar sekolah sudah menjadi hal yang biasa yang terjadi di kalangan remaja. Penyebab dari tawuran bukanlah hal yang besar namun hanya hal sepele. Berawal dari percekcokan dan berlanjut saling serang.




Solusinya adalah seharusnya remaja-remaja dapat menahan emosi satu sama lain. Masalah yang timbul dapat diselesaikan secara baik-baik dengan cara bersilaturahmi antar sekolah.
    b) Mabuk
        Banyak remaja yang berasumsi bahwa jika ingin gaul maka mereka harus seperti orang dewasa yang dapat meminum minuman keras. Namun asumsi tersebut adalah KESALAHAN BESAR. Dampak dari peristiwa ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan, pola pikir, dan juga perilaku. 


    
Solusinya adalah bimbingan orangtua yang maksimal. Jangan biarkan anak remaja berkeliaran tidak jelas terutama saat malam hari. Tingkatkan keimanan, selalu mendekatkan diri kepada Tuhan agar dijauhkan dari hal-hal yang buruk.

3. Permasalahan Sosial di kalangan Dewasa
    a) Kemiskinan
        Kemiskinan yang melanda masyarakat pada awalnya disebabkan oleh faktor pengangguran. Banyaknya persaingan di era global seperti ini membuat masyarakat mau tidak mau mengeluarkan banyak biaya untuk menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Namun, banyak masyarakat yang sudah rela mengeluarkan banyak biaya tetapi kalah saing denga orang asing. Hal tersebutlah yang menyebabkan pengangguran di Indonesia.




Solusinya adalah memperbanyak lapangan kerja dan mengutamakan warga Indonesia yang melamar pekerjaan.
    b) Seks Bebas
        Seks bebas merupakan hubungan yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan tanpa adanya ikatan perkawinan. Perilaku seks bebas juga dapat terjadi jika seseorang kurang memiliki pemikiran yang matang untuk berbuat sesuatu. Pengaruh lingkungan yang buruk juga sangat berpengaruh terhadap perilaku seks bebas.





Solusinya adalah memilih lingkungan yang baik, selalu mendekatkan diri kepada Tuhan, mempertebal rasa keimanan, dan lain-lain.

4. Permasalahan Sosial di kalangan Lanjut Usia
    a) Pikun
        Mudah lupa sudah menjadi hal lumrah yang terjadi terhadap lansia. Pikun dapat berdampak buruk terhadap diri lansia. Banyak penjahat yang memanfaatkan hal ini. Misalnya saja, seorang penjahat menculik lansia yang lupa dimana dirinya tinggal lalu penjahat itu meminta uang tebusan kepada keluarga korban.




Solusinya adalah kita  harus lebih memperhatikan sekelompok lansi terutama keluarga terdekat.