PERBEDAAN ISD DAN IPS
Ilmu sosial dasar adalah pengetahuan yang memahami masalah-masalah sosial, khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan cara menilai, menyimpulkan, dan menganalisis suatu permasalahan yang ada disekitarnya dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, materi) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial seperti; sejarah, ekonomi, geografi, sosiologi, antropologi, psikologi sosial.
Ilmu pengetahuan sosial adalah ilmu yang mempelajari tentang unsur-unsur atau nilai-nilai dari berinteraksi sosial, nilai kehidupan kita dalam melakukan suatu kegiatan, berpikir menjadi orang mempunyai rasa nilai tenggang rasaan sesama manusia. Ilmu pengetahuan sosial juga mengajarkan kita dalam berinteraksi yang baik dengan masyarakat sekitar, misalkan; harus menghormati yang lebih tua, berbicara dengan baik dan benar, dan bersikap sopan santun.
Perbedaan :
- Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial hanya diberikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan.
- Ilmu Sosial Dasar merupakan satu matakuliah yang tunggal, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan).
- Ilmu Sosial Dasar lebih tertuju kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan keterampilan intelektual.
PENGERTIAN INDIVIDU, MASYARAKAT, DAN NEGARA
1. Individu
Individu berasal dari bahasa latin “Indivuduum” yang artinya yang tak terbagi, dan merupakan kesatuan yang tak terbatas. Maksudnya bahwa manusia merupakan satu kesatuan jiwa dan raga yang tak dapat dipisah satu sama lain. Setiap manusia lahir ke dunia dengan membawa potensi diri masing-masing yang dapat dikembangkan kemudian hari melalui proses balajar atau pendidikan. Contohnya: seseorang melakukan kegiatan menulis , hal tersebut merupaka perintah dari jiwa atau psikisnya untuk menyuruh fisiknya untuk menulis sesuatu dengan pulpen dan kertas. Setiap individu lazim memiliki ciri – ciri khas yang melekat (built in) dalam dirinya, sehingga memberikan identitas khusus, yang disebut kepribadian.
Tidak seperti kerumunan bebek, ternyata masyarakat yang juga dapat disebut sebagai kerumunan atau himpunan manusia, menuntut setiap individu untuk :
- Memiliki kedudukan dan peranan tertentu dalam lingkungannya
- Memiliki tingkah laku yang khas
- Memiliki kepribadian
2. Masyarakat
Kata masyarakat merupakan terjemahan dari kata (community atau komunitas). Secara definitif dapat didefinisikan sebagai sekelompok manusia yang terdiri dari sejumlah keluarga yang bertempat tinggal di suatu wilayah tertentu baik di desa ataupun di kota yang telah terjadi interaksi sosial antar anggotanya atau adanya hubungan sosial (social relationship) yang memilki norma dan nilai tertentu yang harus dipatuhi oleh semua anggotanya dan memiliki tujuan tertentu pula. Menurut Selo Soemarjan (1962) mengemukakan bahwa: “Masyarakat adalah suatu wilayah kehidupan sosial yang ditandai oleh suatu derajat hubungan tertentu”.
Adapun unsur-unsur dari masyarakat, Mac Iver dan Page mengemukakan sebagai berikut:
- Seperasaan
- Sepenanggungan
- Saling memerlukan
Disamping ada beberapa tipe masyarakat setempat menurut Davis sebagai berikut:
- Sejumlah penduduk
- Luas, kekayaan, dan kepadatan penduduk
- Memiliki fungsi khusus dari masyarakat setempat terhadap seluruh organisasi masyarakat yang bersangkutan
3. Negara
Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budaya nya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independent. Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat, memiliki wilayah, dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain.
PENGERTIAN DAN PERAN PEMUDA DALAM MASYARAKAT
Pemuda merupakan generasi penerus sebuah bangsa. Pemuda atau generasi muda merupakan konsep-konsep yang selalu dikaitkan dengan masalah nilai. Hal ini merupakan pengertian idiologis dan kultural daripada pengertian ini. Di dalam masyarakat pemuda merupakan satu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya karma pemuda sebagai harapan bangsa dapat diartikan bahwa siapa yang menguasai pemuda akan menguasai masa depan.
Pemuda adalah generasi penerus dari generasi terdahulu. Anggapan itu merupakan beban moral yang ditanggung bagi pemuda untuk memenuhi tanggung jawab yang diberikan generasi tua. Selain memikul beban tersebut pemuda juga dihadapkan persoalan-persoalan di antaranya kenakalan remaja, ke tidak patuhan pada orang tua/guru, kecanduan narkotika, frustasi, masa depan suram, keterbatasan lapangan kerja dan masalah lainnya. Seringkali pemuda dibenturkan dengan “nilai” yang telah ada jika mereka berkelakuan di luar nilai tersebut.
Peran pemuda dalam masyarakat :
Disaat kondisi bangsa seperti saat ini peranan generasi muda sebagai pilar penggerak, pengawal jalannya reformasi, dan pembangunan sangat diharapkan. Dengan organisasi dan jaringannya yang luas, pemuda dapat memainkan peran yang lebih besar untuk mengawal jalannya reformasi dan pembangunan. Permasalahan yang dihadapi saat ini, justru banyak generasi muda atau pemuda yang mengalami disorientasi, dislokasi, dan terlibat pada kepentingan politik praktis. Seharusnya melalui generasi muda terlahir inspirasi untuk mengatasi berbagai kondisi dan permasalahan yang yang ada. Generasi muda yang mendominasi populasi penduduk Indonesia saat ini, mesti mengambil peran sentral dalam berbagai bidang untuk membangun bangsa dan Negara.
Peranan pemuda dalam masyarakat dibedakan menjadi 2 yaitu :
1. Peranan pemuda yang didasarkan atas usaha pemuda untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan :
- Pemuda meneruskan tradisi dan mendukung tradisi
- Pemuda yang menyesuaikan diri dengan golongan yang berusaha mengubah tradisi
2. Peranan pemuda yang menolak menyesuaikan lingkungan sekitarnya :
- Jenis pemuda bangkit, yaitu pengurai atau pembuka kejelasan dari suatu masalah sosial
- Jenis pemuda nakal, yaitu yang berniat tidak melakukan perubahan pada budaya maupun masyarakat tetapi hanya berusaha mendapat manfaat dari masyarakat dengan tindakan menguntungkan diri sendiri
- Jenis pemuda radikal, yaitu mereka yang memiliki keinginan besar mengubah masyarakat dan kebudayaan lewat cara cara radikal, revolusioner tanpa memikirkan lebih jauh bagaimana selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar