Dalam membuat animasi banjir bersama teman-teman, saya kebagian untuk membuat objek awan hujan. Aplikasi yang saya gunakan untuk membuat objek ini adalah BLENDER 3D.
IMPLEMENTASI METODE COBIT PADA PERUSAHAAN
Metode COBIT 4.1 (Control Objective for Information and related Technology) merupakan suatu framework yang terdiri dari domain dan proses yang digunakan untuk mengatur aktivitas dan logical structure. Metode COBIT dapat berguna untuk teknologi informasi membuat hubungan kerja kebutuhan bisnis, organisasi teknologi informasi dapat membuat proses model, mengidentifikasi suber daya teknologi informasi, dapat mengarahkan objektif kontrol Manajemen. COBIT membantu menyokong pengembangan kebijakan yang jelas dan langkah-langkah praktis terbaik yang dapat diambil untuk pengendalian teknologi informasi di seluruh perusahaan. COBIT dirancang antara lain untuk mendukung:
PENERAPAN MANAJEMEN LAYANAN SI PADA PT.GOJEK
Manajemen Layanan TI atau IT Service Management (ITSM) mengacu pada pelaksanaan dan pengelolaan kualitas layanan TI yang memenuhi kebutuhan bisnis. Manajemen Layanan TI dilakukan oleh penyedia layanan TI melalui kombinasi yang tepat dari teknologi, manusia, proses dan informasi. Penyedia layanan TI tidak bisa lagi hanya berfokus pada teknologi dan organisasi internal mereka. Mereka sekarang harus mempertimbangkan kualitas layanan yang mereka berikan dan fokus pada hubungan dengan pelanggan.
Makalah Inovasi Sistem Informasi dan Teknologi
Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi

Analisa Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Go-Jek
Dosen Pengampu: Yuli Maharetta
Disusun Oleh:
Afifah Amalia 10117226
Reza Burhanudin 15117101
Sindi Fernanda 15117693
Sonya Natasha 15117753
Kelompok : 3
Kelas: 2KA05
Kelas: 2KA05
Unuversitas Gunadarma
2018/2019
NEW TECHNOLOGY DALAM SISTEM KEAMANAN GO-JEK
Baru-baru ini dunia penggua ojek online dikejutkan dengan "tuyul". Tuyul adalah istilah bagi sopir ojek online yang berbuat curang dalam mencari keuntungan yang berlipat ganda.
GO-JEK SEBAGAI INOVASI SISTEM INFORMASI
Sejarah
GO-JEK didirikan oleh Nadiem Makarim, warga negara Indonesia lulusan Master of Business Administration dari Harvard Business School. Ide mendirikan GO-JEK muncul dari pengalaman pribadi Nadiem Makarim menggunakan transportasi ojek hampir setiap hari ke tempat kerjanya untuk menembus kemacetan di Jakarta. Saat itu, Nadiem masih bekerja sebagai Co-Founder dan Managing Editor Zalora Indonesia dan Chief Innovation Officer Kartuku.
Langganan:
Postingan (Atom)
